Pengertian 5W 1H dalam Penulisan Berita

  • Bagikan
c09fccf9-5782-48c0-aff4-0015944bf507

Unsur 5W 1H sering ditemukan dalam teks berita. Unsur ini memuat poin-poin penting supaya informasi yang diberitakan dapat diperoleh secara lengkap oleh masyarakat atau pembaca berita.

5W 1H merupakan suatu unsur yang sering diaplikasikan dalam penulisan sebuah berita. Dengan unsur-unsur ini berita bisa memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat atau pembaca terhadap isu atau persitiwa yang dimuat dalam tulisan.

Unsur 5W 1H ditemukan oleh seorang penulis berkebangsaan Inggris, Rudyard Kipling, sehingga formula ini juga dikenal sebagai metode kipling. Dengan metode kipling, berita dapat disajikan secara mendalam kepada pembaca.

Mengutip buku “Rangkuman Lengkap Bahasa Indonesia: SMA IPA kelas 10/11/12 (2016)”, metode 5W 1H adalah cara mengungkap pokok-pokok informasi suatu paragraf atau wacana. Secara sederhana, 5W 1H terdiri dari:

  • What: Apa yang terjadi?
  • Who: Siapa yang terlibat dalam pristiwa itu?

  • Why: Mengapa hal itu bisa terjadi?

5W 1H merupakan suatu unsur yang sering diaplikasikan dalam penulisan sebuah berita. Dengan unsur-unsur ini berita bisa memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat atau pembaca terhadap isu atau persitiwa yang dimuat dalam tulisan.

Unsur 5W 1H ditemukan oleh seorang penulis berkebangsaan Inggris, Rudyard Kipling, sehingga formula ini juga dikenal sebagai metode kipling. Dengan metode kipling, berita dapat disajikan secara mendalam kepada pembaca.

Mengutip buku “Rangkuman Lengkap Bahasa Indonesia: SMA IPA kelas 10/11/12 (2016)”, metode 5W 1H adalah cara mengungkap pokok-pokok informasi suatu paragraf atau wacana. Secara sederhana, 5W 1H terdiri dari:

  • What: Apa yang terjadi?
  • Who: Siapa yang terlibat dalam pristiwa itu?

  • Why: Mengapa hal itu bisa terjadi?

  • When: Kapan terjadinya peristiwa itu?

  • Where: Di mana peristiwa tersebut terjadi?

  • How: Bagaimana peristiwa itu terjadi?

Penjabaran 5W 1H
1. What
Unsur what berusaha menjelaskan objek berita atau peristiwa yang menjadi sorotan publik. Adapun contoh unsur ini, seperti pergantian menteri, letusan Gunung Semeru, kasus pertama omicron di Indonesia, dan sebagainya.

2. Who
Dalam unsur who, sebuah berita menyematkan dan menjelaskan tentang tokoh, pejabat atau kelompok, baik satu orang atau lebih, yang menjadi narasumber. Adapun contohnya seperti, Presiden RI Joko Widodo, masyarakat Indonesia, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan sebagainya.

3. Why
Unsur ini merupakan bentuk penjelasan awal dan latar belakang peristiwa yang dimuat dalam sebuah berita. Jika objek yang dibahas mengenai peresmian cabang, perlu disebutkan latar belakang hingga keuntungan dari peresmian cabang tersebut.

4. When
Unsur when dalam metode 5W 1H memaparkan waktu terjadinya suatu peristiwa yang ditulis dalam berita. Dalam unsur when, beberapa berita memuat hari, tanggal, dan tahun. Namun, ada pula yang menulisnya secara detail hingga jam terjadinya peristiwa. Tergantung kebutuhan dan topik berita.

5. Where
Where memuat lokasi terjadinya persitiwa. Termasuk lokasi narasumber diwawancarai.

6. How
Unsur terakhir dalam metode 5W 1H adalah how. Unsur penting ini memaparkan secara detail dan sistematis terkait peristiwa yang diliput.

Contoh Penerapan 5W 1H
Contoh berita:

Tampilkan Inovasi, Pameran Kendaraan Listrik IEMS Dibuka Hari Ini

Pameran mobil listrik Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 resmi dibuka hari ini (24/11). Pameran ini akan berlangsung selama tiga hari hingga 26 November mendatang di Kawasan PUSPITEK, Serpong, Tangerang Selatan.

Pameran ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB), sekaligus menjadi ajang untuk sosialisasai dan edukasi kepada publik tentang manfaat kendaraan listrik berbasis baterai. Juga, menjadi ajang memamerkan sejumlah inovasi di industri kendaraan listrik Tanah Air.

“Ini juga merupakan salah satu upaya kita untuk memberikan stimulus, memberikan sengatan bagi kita untuk bergerak lebih cepat lagi, untuk lebih concern lagi menuju elektrifikasi,” kata Kepala Staf Presiden Moeldoko saat membuka IEMS 2021 di Tangerang Selatan, Rabu (24/11).

Moeldoko mengatakan, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), transisi energi dari energi fosil ke energi baru terbarukan (EBT) merupakan sebuah keharusan.

Oleh karena itu, penggunaan kendaraan listrik untuk transportasi jalan adalah hal yang tidak bisa ditunda.

Dukungan riset dan inovasi sangat penting untuk memastikan Indonesia bukan hanya menjadi pasar di tengah kekuatan gelombang kekuatan produksi KBLBB dunia.

Pada contoh berita di atas, maka unsur 5W 1H yang diperoleh, sebagai berikut:

  • What: Pameran mobil listrik Electric Motor Show (IEMS) 2021.
  • Who: Kepala Staf Presiden Moeldoko

  • Why: Mendorong pengembangan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB), menjadi ajang untuk sosialisasai dan edukasi kepada publik tentang manfaat kendaraan listrik berbasis baterai.

  • When: 24-26 November 2021

  • Where: Kawasan PUSPITEK, Serpong, Tangerang Selatan.

  • How: Penjelasan lebih detail dan sistematis terkait Pameran mobil listrik Electric Motor Show (IEMS) 2021.

Struktur Berita
Selain unsur 5W 1H, dalam teks berita juga terdapat struktur yang mesti diikuti oleh setiap penulis. Mengutip buku “Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan” oleh Taufiqur Rahman, terdapat tiga struktur berita, yaitu judul, teras, dan tubuh.

Judul (headline)
Judul berisi kata kunci yang mewakili keseluruhan isi berita atau kejadian yang akan dibahas.

Teras (lead)
Teras atau lead berita terletak pada paragraf pertama dalam teks berita yang mencakup pokok dari keseluruhan isi berita.

Tubuh (body)
Pada bagian tubuh berita, teks akan memuat kelanjutan dari isi berita yang dibahas secara lebih rinci.

 

Artikel diatas sebelumnya telah tayand di katadata.co.id dengan judul : Pengertian dan Contoh 5W 1H dalam Penulisan Berita https://katadata.co.id/safrezi/berita/61c035db216f9/pengertian-dan-contoh-5w-1h-dalam-penulisan-berita

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan